mengatasidampak negatif dari perkembangan IPTEK. Pilihan Ganda 10 c) Soal I. Berilah tanda silang (x) pada salah satu jawaban yang paling tepat! 1. Dalam masyarakat sekarang ini, manusia sering kali berperilaku meniru gaya hidupbangsa Barat dengan tujuan untuk mengejar ketertinggalan dengan bangsa lain. Halsemacam ini merupakan contoh dari
PerkembanganIptek Lingkungan. Wilayah Indonesia yang secara geografis berada dikawasan tropis dengan lingkungan alam dan sekitarnya cukup bersahabat, kondisi perkembangan iptek awalnya tergantung dari perkembangan peradaban yang awalnyaa dijajah oleh bangsa lain yang umumnya berasal dari kawasan sub tropis, (Belanda, Inggris, Jepang dan Sekutu).
2 Nilai kebersamaan antar-anggota keluarga berkurang. Dampak
Berikutini sejumlah sikap selektif yang dapat diterapkan terhadap kemajuan IPTEK di bidang politik, ekonomi, dan sosial budaya. Kemajuan Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di berbagai bidang tak selamanya membawa pengaruh positif. Jika tak disikapi dengan baik, kemajuan IPTEK berpotensi membawa dampak buruk bagi masyarakat.
DampakPositif dari perkembangan IPTEK terhadap Lingkungan hidup seperti hutan adalah memberikan kemudahan dalam melakukan pelestarian hutan. Kita dapat memberinya pupuk dengan rajin agar proses pertumbuhan bisa lebih cepat. Selain itu untuk memberinya air kita tidak lagi menyiraminya satu persatu, namun kita bisa menggunakan alat drone untuk
Selaindampak negatif yang telah disebutkan di atas, perkembangan teknologi persenjataan juga membawa dampak positif pada kehidupan kita sehari-hari. Beberapa contohnya adalah, pesatnya perkembangan teknologi persenjataan menjadi nilai tambah pada awak militer pemerintah dan mempersenjatai mereka untuk dapat melindungi negara dengan optimal.
LFIq. - Ilmu pengetahuan dan teknologi IPTEK ditujukan untuk memudahkan pekerjaan manusia. Namun ternyata, IPTEK bagai dua mata pisau yang tidak hanya membawa dampak baik tapi juga dampak buruk. Padahal, tadinya IPTEK telah dikembangkan untuk mendorong kemajuan suatu negara agar bisa meningkatkan peradaban manusia. Tidak hanya itu, IPTEK juga bisa meningkatkan daya saing dan kemandirian bangsa untuk mencapai tujuan-tujuan yang direncanakan. Pada abad ke-21, rekayasa teknologi yang dikembangkan manusia terus mengalami kemajuan. Pada abad ini, perkembangan alat transportasi semakin menunjukkan bahwa potensi manusia bersifat tanpa batas atau batasnya belum diketahui. Alat transportasi seperti mobil, kapal laut, dan pesawat udara membuat jarak tempuh antarnegara semakin pendek dan hanya memakan waktu yang sedikit. Perkembangan IPTEK di Indonesia pun tidak ketinggalan dan berkembang sesuai kebutuhan sehari-hari. Saat ini, kemajuan IPTEK sangat berpengaruh terhadap kemajuan suatu negara dalam berbagai aspek kehidupan, salah satunya pengaruh negatif IPTEK di lingkungan keluarga. Lantas, apa saja dampak negatif IPTEK di lingkungan keluarga? Berikut dampak negatifnya dilansir dari laman BPMPK-KEMDIKBUD. 1. Nilai kesopanan antara anak dan orang tua bergeserRupanya, perkembangan teknologi membuat nilai kesopanan antara anak dan orang tua bergeser. Ada banyak faktor yang mempengaruhi hal ini. Misalnya, paparan negatif media televisi, internet, dan media elektronika lainnya ternyata bisa meningkatkan kekerasan dan agresivitas anak. Bahkan, orang tua sendiri menjadi abai terhadap nilai edukasi dan ajaran yang baik. Sehingga tercipta berbagai kejadian buruk yang sering dilaporkan. Contohnya saja ketika anak memukul, membentak, bahkan membunuh orang tua. Padahal, pada zaman dahulu, orang muda yang berjalan di depan orang tua saja harus dengan membungkuk. Kendati begitu, sebenarnya untuk hormat kepada orang tua tidak perlu menyembah maupun membungkuk terlalu dalam. Paling tidak, seorang anak harus memiliki etika dan kesopanan kepada orang tua. 2. Nilai kebersamaan antar-anggota keluarga berkurangDampak negatif kedua dari IPTEK ialah nilai kebersamaan antar-anggota keluarga berkurang. Dampak ini dipicu karena tidak adanya kontrol terhadap penggunaan IPTEK oleh anak. Misalnya saja, ketika anak sedang bermain gadget, kemudian orang tuanya mengajak berbicara. Alih-alih merespons, ia justru masih fokus ke gadget di tangannya. Tentu hal ini membuat nilai kebersamaan antar-anggota keluarga menjadi berkurang. Begitu pun dengan orang tua yang acuh dengan kondisi anak. Oleh karenakesibukannya dengan gadget, orang tua cenderung lupa dengan kondisi juga Pengaruh Negatif Kemajuan IPTEK dalam Bidang Politik dan Hukum Pengaruh Positif Kemajuan IPTEK Bidang Pendidikan & Sosial Budaya Sikap Selektif Terhadap Kemajuan Iptek dalam Bidang Sosial Budaya - Pendidikan Kontributor Ega KrisnawatiPenulis Ega KrisnawatiEditor Alexander Haryanto
Beth Macdonald/Unsplash Pengaruh positif dan negatif kemajuan IPTEK bagi lingkungan. - Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi IPTEK memberikan pengaruh bagi berbagai aspek kehidupan, salah satunya bagi lingkungan. Dengan IPTEK, manusia mendapatkan fasilitas untuk mengembangkan potensinya dan mencari cara untuk melestarikan lingkungan. Nah, kali ini Bobo akan mengajak teman-teman mencari contoh pengaruh positif dan negatif adanya kemajuan IPTEK bagi lingkungan hidup. Yuk, simak contoh pengaruh dan penjelasan lengkapnya dari artikel berikut ini! Pengaruh Positif Kemajuan IPTEK bagi Lingkungan 1. Pengembangan energi alternatif Energi alternatif yaitu energi yang dikembangkan dalam rangka menggantikan bahan bakar fosil untuk mencegah dampak buruknya. Sebab, pembakaran bahan bakar fosil dapat menghasilkan emisi yang berdampak pada pemanasan global. Energi alternatif ini diciptakan atas dasar ide pemanfaatan teknologi yang ramah lingkungan. 2. Penelitian yang mendukung pelestarian IPTEK yang maju dapat dimanfaatkan para ilmuwan untuk melakukan penelitian yang mendukung pelestarian. Baca Juga Cari Jawaban Uji Kompetensi 3 Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap NKRI Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya. PROMOTED CONTENT Video Pilihan
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Teknologi dan Ilmu Pengetahuan adalah merupakan akronim dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, akronim tersebut mempunyai artinya sendiri, baik Ilmu, Pengetahuan, maupun Teknologi. Ilmu adalah pemahaman mengenai suatu pengetahuan, yang mempunyai fungsi untuk mencari, menyelidiki, lalu menyelesaikan suatu pengetahuan dan teknologi merupakan 2 hal yg tak terpisahkan dalam peranannya untuk memenuhi kebutuhan insani. ilmu pengetahuan digunakan untuk mengetahui "apa" sedangkan teknologi mengetahui "bagaimana". ilmu pengetahuan sebagai suatu badan pengetahuan sedangkan teknologi sebagai seni yang berbungan dengan proses produksi, berkaitan dalam sistemyang saling berinteraksi. teknologi merupakan penerapan ilmu pengetahuan, sementara teknologi mengandung ilmu pengetahuan di yang kita tahu, Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi atau disebut dengan IPTEK tidak serta merta selalu membawa dampak positif terhadap ke hidupan, tetapi juga membawa dampak negatif dalam beberapa sisi. Kita ambil saja contoh nya dampak terhadap lingkungan hidup seperti hutan. Hutan merupakan salah satu dari sekian banyak nya ekosistem lingkungan hidup yang terkena dampak dari perkembangan IPTEK. Hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan. Sektor kehutanan telah dipenuhi eksploitasi yang berlebihan, konflik sosial, dan korupsi. Tata kelola hutan tengah dalam kondisi kritis pada berbagai level. Pendekatan lanskap yang lintas yurisdiksi dan menghargai hak asasi manusia HAM dapat membantu memastikan konektivitas ekologi dan keberlanjutan. Pengelolaan sumber daya alam termasuk sumber daya hutan harus memperhatikan aspek keberlanjutan dan dampak penggunaan sumber daya. Pengelolaan hutan dan hasil hutan diperlukan untuk terus menjalankan fungsi hutan dari aspek ekonomi, ekologi dan sosial sehingga dalam pemanfaatannya perlu memperhatikan nilai tambah dan efisiensi. Dalam hal ini, peran ilmu pengetahuan dan teknologi atau Iptek menjadi kebutuhan dan terus didukung oleh berbagai inovasi agar dapat mengelola sumber daya khususnya hasil hutan secara efisien dan hutan meninggalkan limbah dalam mengolah hasil hutan, memanen hasil hutan, dan dalam mengelola lingkungan secara umum. Dengan penerapan teknologi, pemanfaatan limbah dapat ditingkatkan menjadi berbagai produk yang memiliki nilai tambah tinggi, baik produk kayu, bioenergi, bahan pendukung industri dan produk strategis Iptek juga mampu berkontribusi pada peningkatan pendapatan, mendorong ekonomi sirkular dan meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya yang diarahkan pada zero waste. Ekonomi sirkular pada dasarnya menggunakan limbah balik menjadi produk yang memiliki potensi untuk dikembangkan dan memberikan manfaat ekonomi dan Positif dari perkembangan IPTEK terhadap Lingkungan hidup seperti hutan adalah memberikan kemudahan dalam melakukan pelestarian hutan. Kita dapat memberinya pupuk dengan rajin agar proses pertumbuhan bisa lebih cepat. Selain itu untuk memberinya air kita tidak lagi menyiraminya satu persatu, namun kita bisa menggunakan alat drone untuk mempercepat distribusi penyiraman. lalu dengan kemajuan IPTEK pula kita dapat meningkatkan majemen hutan dan adaptasinya terhadap perubahan iklim dengan mengalihkan berbagai lahan menjadi lahan untuk pertanian dan deforestasi secara akurat dalam rangka pengelolaan hutan. Dampak Negatif dari perkembangan IPTEK terhadap Lingkungan Hidup seperti hutan adalah pemanfaatan yang tidak bertanggung jawab seperti mudahnya mencuri hasil hutan. dengan perkembangan IPTEK yang semakin maju banyak pula hutan kita yang di tebang secara besar besaran untuk dijadikan perindustrian, jika dilakukan secara terus menerus maka banyak dari satwa atau tanaman yang akan kehilangan rumah nya dan juga akan mengganggu ekosistem lingkungan, akan terjadi banjir besar besaran dikarenakan hutan yang terlalu sering di gunakan untuk kepentingan atau keperluan berbagai pribadi. Lalu,lapangan pekerjaan yang semakin minim karna berkurangnya populasi hutan yang dijadikan sebagai yang akan semakin parah dikarenakan tidak adanya penyaring dan mengakibatkan lapisan ozon semakin rusak. Terjadi kekeringan pada musim kemarau dikarenakan tidak adanya hutan sebagai penyimpan cadangan NEVY NUR AFKARINIM 2130021008PRODI S1 KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDATUL ULAMA' SURABAYA~TUGAS UTS BAHASA INDONESIA Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
perkembangan iptek dapat berdampak negatif pada lingkungan kecuali