Terkadangjuga saat kita memotret landsekap banyak sekali hal kecil yang terlupakan saat memotret. Berikut ini tips memotret landscape sederhana. Waktu terbaik. Mungkina anda tahu tentang "golden time" atau waktu terbaik untuk memotret, waktu satu jam menjelang dan dua jam setelah matahari terbit, serta dua jam menjelang matahari tenggelam
Padaumumnya kamera DSLR maupun Mirrorless dijual satu paket dengan lensa kit, seperti 18-55mm. Namun karena dirancang untuk penggunaan umum, lensa kit ini memiliki kemampuan yang terbatas, cepat atau lambat anda akan membutuhkan lensa tambahan. Berikut ini daftar beberapa lensa favorit yang digunakan para fotografer, yang mungkin bisa anda
Memotretmacro biasanya saya lakukan apabila memang tidak bisa pergi jauh untuk memotret landscape. Terkadang cukup di depan pintu kos, atau melipir ke sawah yang bisa dituju dengan menggunakan sepeda. Secara teknis, memotret macro itu memerlukan lensa yang biasanya memang bisa dikatakan melebih harga body kamera DSLR entry level.
Memotretsunrise dan sunset (sebenarnya gak ada bedanya dari sisi fotografi, yang beda cuma sunrise lebih dingin dan sepi daripada sunset, dan yang satu terbit dan yang lainnya tenggelam he he he). Buka info ini 25 jan 2020 dan masih sangat bermanfaat terutama buat kami yg baru belajar foto landscape pake DSLR, dan hasilnya tidak
Misalnya lensa fix ukuran 50 mm dengan aperture maksimal dapat membantu kamu memotret pada kondisi cahaya yang minim. Kamu dapat mengatur bukaan maksimal lensanya hingga F/1.8 atau F/1.4, sehingga kamu dapat memotret gambar yang berkualitas meski dalam kondisi remang sekali pun.
Misalnyakamu punya lensa fix 50mm dengan f/1.4, maka gunakan selalu f/1.4 nya. Itu akan membuat foto kamu memiliki dimensi yang sangat bagus, selain itu dof yang didapat juga sempit tapi memimliki bokeh yang bagus. 2. Ketahui dof dari lensa kamu. Berhubungan dengan yang di atas, dof sangat berkaitan dengan berapa f yang digunakan.
LZGAK6z. Jakarta - Nama Martha Suherman dikenal sebagai fotografer landscape. Karya-karyanya begitu memukau, seperti gedung pencakar langit Jakarta, keindahan bintang di Gunung Bromo hingga Piramida di mengatakan untuk memotret foto landscape yang bagus bukan perkara gampang. Butuh pengalaman bertahun-tahun, perangkat fotografi yang tepat dan dukungan baginya hanya satu cara untuk bisa menentukan foto landscape yang bagus. "Foto landscape yang bagus menurut saya yang bisa membuat orang semakin mengagumi karya Tuhan dan bersyukur setelah melihat foto tersebut," ujar wanita yang kerap membagikan karyanya di akun Instagram memberikan tips untuk bisa memotret landscape ciamik. Apa saja?1. Menentukan lokasiHal pertama yang harus dilakukan adalah membuat perencanaan. Salah satunya adalah menentukan lokasi yang akan didatangi. Dari situ, bisa dicari lebih dulu objek yang ingin difoto sehingga rencana angle pemotretan bisa terbayang dengan Landscape karya Martha Suherman. Foto dok Instimewa2. Cek cuaca dan sinar MatahariSelain menentukan lokasi, mencari bulan yang tepat untuk mendapatkan foto yang bagus. Hal ini sangat berkaitan erat dengan cuaca yang sedang terjadi di lokasi tujuan."Di Indonesia hanya musim hujan dan panas saja, tapi untuk destinasi internasional, saya harus tau kapan terbaik untuk musim semi, gugur, panas dan juga salju," ujar Membuat itineraryMartha menyarankan untuk membuat itinerary. Lulusan Desain Komunikasi Visual Universitas Trisakti tahun 2002 menyarankan untuk menyusun rencana berapa hari akan berada di sana, lokasi mana yang akan didatangi. Apakah bagus di saat sunrise atau sunset, atau siang hari."Dilanjutkan dengan membuat perencanaan tentang penginapan, akomodasi dan biaya yang akan saya butuhkan di sana dan juga guide local yang akan membantu saya di lokasi tersebut," Perangkat yang tepatMartha mengaku kerap membawa kamera Nikon Z7II dan Nikon Z50 dengan settingan lensa 14-24mm, 24-120mm dan lensa fix 50mm. Tak lupa satu set filter dan juga satu buah tripodSaat melakukan perjalanan dinas atau perjalanan untuk mencari stock foto tertentu, Martah kerap membawa lensa yang lebih banyak."Biasanya selain lensa yang tadi disebutkan, saya juga membawa lensa tele seperti 70-200mm, 35mm, 85mm, lensa Perspective Control 19mm dan juga lampu flash tambahan beserta triggernya. Dan untuk filter dan tripod itu sifatnya multak selalu dibawa," kata Landscape karya Martha Suherman. Foto dok Instimewa5. Settingan kameraMartha mengatakan settingan kamera untuk foto landscape sebenarnya tidak sulit, cukup dengan aperture 8-16, dan ISO serendah mungkin. Shutter speed akan menyesuaikan tergantung dengan hasil foto yang ingin buat dan pastinya alat bantuan seperti tripod dan cable release adalah kebutuhan menambahkan tak masalah jikalau memotret landscape dengan menggunakan kamera smartphone. Pasalnya, fotografi ponsel telah menjadi tren yang tak terelakkan."Sangat mungkin untuk dilakukan foto lansekap dengan kamera smartphone. Hanya saja memang kita harus mengenal beberapa fitur manual yang disediakan di dalam ponsel dan adakalanya kita harus menambahkan aplikasi tambahan untuk memaksimalkannya, karena untuk fotografi landscape khususnya untuk bermain shutter speed lambat memang harus diatur di dalam aplikasi tersebut," kata dia, pengguna kamera smartphone wajib berkenalan dengan teori Triangle Exposure yang menjadi dasar dalam fotografi sehingga bisa paham fungsi pengaturan dalam kamera."Ini menjadi satu hal yang bisa membantu kita dalam menghasilkan hasil foto yang baik," tutupnya. Simak Video "Sandiaga Uno Respon Permintaan Suku Badui Dalam" [GambasVideo 20detik] afr/afr
Lensa yang Cocok untuk Foto LandscapeTable of Contents Show Lensa Yang Cocok Untuk Foto Landscape1. Ultra Wide & Wide Angle Lens2. Lensa Standar3. Telephoto Lens Lensa Jarak JauhUntuk memotret landscape sebaiknya menggunakan lensa apa?Apakah lensa fix bisa di zoom?Lensa fix canon untuk apa?Lensa manakah yang paling baik untuk memotret jarak fokus dekat? Lensa yang Cocok untuk Foto Landscape – Salah satu teknik fotografi yang paling digemari oleh fotografer adalah mengambil gambar lansekap atau pemandangan alam. Selain mempelajari beberapa teknik tertentu, untuk mendapatkan foto lansekap yang menakjubkan, maka tak dapat dipungkiri pula bahwa kamu harus memperhatikan lensa yang cocok untuk foto kamera tentunya menjadi salah satu hal yang harus kamu pertimbangkan karena sangat berpengaruh besar dan dominan terhadap foto lansekap yang akan dihasilkannya. Ketajaman gambar, perbandingan subyek, jarak pandang yang fokus, kejelasan suatu gambar, dan hal lainnya ditentukan oleh lensa yang baik. Oleh karena, sangat penting ketika kamu ingin memotret lansekap, maka kamu juga harus mengerti lensa yang cocok untuk foto landscape Yang Cocok Untuk Foto LandscapeBerikut DIY Kamera berikan rekomendasi lensa yang cocok untuk foto landscape, diantaranya yaitu Ultra Wide & Wide Angle LensLensa yang cocok untuk foto landscape yang satu ini sangat populer di kalangan fotografer lansekap. Memiliki sudut yang lebar, pastinya lensa ini dapat memotret pemandangan yang luas, sehingga pandangan akan tampak lebih pada area pemotretannya. Akan tetapi, perlu diperhatikan pula bahwa apabila kamu menggunakan sudut yang terlalu lebar, maka akan muncul efek fisheye, yaitu gambar akan berubah baik itu bentuk maupun menyimpang ke tepi sebagaimana baisanya terjadi pada panjang fokal 18 mm atau lebih demikian, jika kamu memilih untuk menjadi fotografer lansekap atau landscape, maka lensa yang cocok untuk foto landscape yang satu ini merupakan pilihan utama yang harus kamu pilih. Selain memberikan sudut pandang yang luas, lensa ini juga mampu memberikan sense of depth, sehingga membuat garis horizon tampak lebih StandarLensa standar juga menjadi salah satu lensa yang cocok untuk foto landscape, dimana lensa ini dapat menangkap obyek yang dekat sebagaimana mata manusia melihat sesuatu. Lensa ini pun memiliki jarak sekitar 50 mm. Dengan menggunakan lensa ini, maka fotografer dapat membidik obyek dengan benar-benar fokus, yaitu pada pemandangan lansekap, sehingga tampak lebih detail dan hal-hal yang mengganggu dapat kamu ingin gambar lain selain landscape, maka lensa 50 mm dengan aperture f/ dapat kamu tambahkan pada lensa yang cocok untuk foto landscape yang satu ini. Akan tetapi jika kamu ingin fokus pada foto landscape, maka kamu dapat menentukan komposisi yang tepat dengan melihat zoom out dan zoom out ketika kamu ingin membidik obyek lebih dekat atau lebih LensSelain kedua lensa yang cocok untuk foto landscape di atas, alternatif lensa lainnya yang dapat kamu pilih untuk menghasilkan gambar lansekap yang berkualitas adalah lensa telephoto 85-200 mm atau biasa disebut dengan lensa jarak jauh. Digunakannya lensa jarak jauh ini pada pemotretan lansekap, maka akan membantu kamu seolah kamu berada cukup dekat dengan subyek yang kamu ini tergolong cukup mahal dibandingkan kedua lensa di atas. Akan tetapi, lensa ini tak harus kamu beli karena kamu tak selalu memotret dengan menggunakan aperture yang super luas. Dalam hal ini lensa tele sangat berperan untuk menciptakan sebuah foto yang sederhana tetapi tetap memiliki karakter yang kuat. Oleh karenanya, untuk memotret pemandangan yang luas tersebut, tidak mesti selalu menggunakan sudut yang lebar, tetapi juga dapat menggunakan lensa yang cocok untuk foto landscape berjenis tele ini agar foto landscape dapat lebih bagus dan subjek dapat lebih terisolasi untuk menampilkan foto yang memiliki komposisi foto yang lebih fokus atau penekanan yang lebih itulah beberapa lensa yang cocok untuk foto landscape yang dapat kamu gunakan. Untuk menghasilkan foto lansekap yang berkualitas selain mepersiapkan lensa, tentu skill atau teknik juga perlu diperhatikan. Pasalnya, apalah arti sebuah alat jika penggunannya tidak memiliki skill yang memadai. Nah, semoga info mengenai lensa yang cocok untuk foto landscape di atas dapat berguna. Jalan-jalan, tidur di alam terbuka, berhubungan dengan alam, dan kebakaran bangunan, merupakan bagian yang menyenangkan saat anda mengambil gambar di alam yang terbuka. Landscape fotografi adalah salah satu bentuk fotografi yang paling populer dikalangan fotografer, karena hal itu penuh dengan tantangan serta kesenangan tersendiri saat melakukannya. Tapi, apakah yang dapat anda gunakan untuk menangkap/memotret apa yang anda lihat di depan anda dengan sempurna? Hal tersebut adalah lensa. Lensa yang bagus memberikan anda kesempatan untuk menghasilkan foto yang keren dan lensa untuk pemotretan cenderung menjadi bahan pemikiran yang penting bagi fotografer yang baru. Sebagian besar dari kita, apakah kita memotret tentang alam, landscape pamandangan, atau subjek lainnya, maka lakukanlah yang terbaik dengan peralatan yang kita miliki, yang biasanya berarti menggunakan apa pun yang ada pada kamera kita saat kita membelinya. Kemungkinan besar, lensa yang disertakan pada kamera kita adalah lensa standar. Karena adanya banyak pilihan yang tersedia di area perbelanjaan peralatan fotografi, banyak orang ragu-ragu untuk bertanya mengenai lensa terbaik buat fotografi benar bahwa lensa kamera memberikan pengaruh yang sangat besar dan dominan terhadap foto yang anda hasilkan dibandingkan dengan kamera itu sendiri. Ketajaman gambar, perbandingan subjek, jarak pandang yang fokus, kejelasan suatu gambar, dan rincian lainnya, semuanya itu hampir ditentukan secara eksklusif oleh lensa kamera anda; hal tersebut membentuk gambar foto anda, sementara kamera anda menangkap gambar mungkin tampak masuk akal untuk menghabiskan lebih banyak hal pada lensa dari pada kamera itu sendiri, tapi banyak fotografer setuju bahwa mereka akan selalu, lebih memilih kamera yang murah dengan lensa yang berkualitas, dan bukan sebaliknya. Memang lensa terbaik dan yang paling mahal memungkinkan seorang fotografer untuk menggunakan wide apertures f/2 atau bahkan lebih lagi. Lensa ini adalah lensa yang luar biasa dan sangat berguna untuk menciptakan latar belakang yang lembut serta memotret pada cahaya yang rendah. Tapi pada umumnya, foto landscape sering dilakukan dengan menggunakan wide sebabnya, menyadari betapa pentingnya lensa untuk menghasilkan foto yang bagus, maka berikut ini adalah beberapa rekomendasi pilihan mengenai lensa yang tepat untuk digunakan dalam meningkatkan kemampuan foto landscape anda yang bisa kami sediakan buat Ultra Wide & Wide Angle LensLensa sudut yang lebar menangkap keseluruhan area pemotretan anda, termasuk beberapa pandangan yang nampak lebih pada area foto anda. Lensa ini merupakan lensa pilihan yang sangat populer di kalangan fotografer landscape untuk menghasilkan foto yang bagus. Lensa sudut lebar adalah potret pemandangan yang sangat luas. Meskipun begitu, berhati-hatilah, karena jika terlalu lebar, maka anda akan mendapatkan efek fisheye, dimana gambar tersebut akan berubah bentuk / menyimpang ke tepi/pinggir, yang biasanya terjadi pada 18 mm atau lebih foto pemandangan terbaik yaitu memasukkan pemandangan yang ultra-lebar dan luas di dalam satu bidikan, untuk menghasilkan kreativitas yang beraneka ragam saat anda menyusun komposisi pemotretan anda. Jika anda hanya memiliki satu lensa untuk fotografi landscape, buatlah lensa tersebut lensa sudut lebar yang bagus. Lensa lainnya pasti memiliki tempat mereka dalam fotografi landscape, tetapi jika anda terbatas pada satu lensa saja, maka buatlah lensa tersebut menjadi lensa sudut ini, kita diperhadapkan dengan berbagai macam pilihan lensa untuk foto landscape. Hal tersebut seringkali membuat kita bingung dalam menentukan lensa apa yang cocok / pas untuk digunakan. Namun, ketika kita mempertimbangkan untuk bergelut dalam foto landscape, maka lensa sudut lebar merupakan pilihan utama. Kenapa? Karena lensa sudut lebar memberikan kita sudut pandang yang luas sehingga mampu memberikan kesan sense of depth yang dapat membuat garis horizon tampak lebih berikut ini adalah lensa sudut lebar terbaik untuk foto landscapeLensa Nikon AF-S Nikkor 14-24 mm FX f / merupakan lensa sudut lebar terbaik top-of-the-line bagi mereka yang mengambil gambar dengan kamera Nikon. Jarak zoom pandang memungkinkan anda untuk memilih panjang titik fokus terbaik untuk setiap adegan tertentu dan aperture yang lebar membuatnya menjadi lensa serbaguna untuk kegunaan yang EF-S 15-85mm f / tidak cukup terang, tapi sekali lagi, anda tidak perlu membuka aperture anda terlalu lebar untuk foto landscape. Kamera ini mempunyai jarak zoom yang luar biasa, dimulai dengan lebar 15 mm dan diperpanjang sampai ke jarak standar 85 mm, sehingga mencakup sedikit area tanah. Kamera ini menghasilkan foto yang tajam dan menangkap gambar yang kuat penuh daya tarik, dan tidaklah terlalu berat untuk membawa kamera ini berkeliling bersama dengan anda dalam memastikan lokasi kamera Tamron 10-24mm f / merupakan pilihan yang sangat bagus jika berhubungan dengan biaya/anggaran. Kamera ini dapat menghasilkan gambar yang bagus dengan jarak yang cukup luas, dan anda dapat memperolehnya dengan harga sekitar Ada versi lensa Tamron juga yang bisa cocok untuk digunakan pada kamera Nikon, Canon, Pentax, dan Sony tips yang bisa anda pertimbangkan saat hendak mengambil gambar landscapeSertakan foreground latar depanAmbil gambar dekat dengan foreground latar depanGunakan garis pemandu2. Lensa StandarLensa standar menangkap adegan yang dekat dengan bagaimana mata manusia melihat sesuatu, dan jaraknya sekitar 50 mm. Lensa ini bagus untuk memotret adegan dimana anda mungkin perlu untuk menghilangkan segala sesuatu yang mengganggu foto anda agar benar-benar bisa fokus pada pemandangan landscape, atau untuk lebih fokus pada hal-hal yang lebih rinci. Lensa 50 mm dengan f / yang tetap merupakan lensa yang luar biasa untuk ditambahkan jika anda ingin mengambil gambar jenis yang lain, tapi jika anda benar-benar hanya ingin untuk foto landscape, maka anda dapat melihatnya melalui zoom pada kamera anda untuk mendapatkan pilihan komposisi yang lebih banyak saat tidak memungkinkan untuk mengambil gambar lebih dekat atau lebih orang yang baru membeli kamera, pada umumnya hanya memiliki lensa kit sebagai lensa standar mereka karena merupakan paket dengan kamera saat dibeli. Sekalipun murah ataupun bahkan gratis, lensa kit tetaplah berkualitas jika anda bisa menggunakannya dengan benar. Nah, berikut ini adalah lensa standar terbaik untuk foto landscapeLensa kamera Nikon AF-S Nikkor 24-70mm FX f / merupakan kamera yang dilengkapi denga lensa pembesar zoom yang sangat baik yang dapat digunakan untuk memotret berbagai macam subjek, termasuk landscape. Kamera ini memang mahal, tapi jarak zoom kamera ini dapat menyentuh opsi pilihan angle anda dan mengarahkannya ke posisi standar, sehingga anda tidak perlu membeli atau membawa dua lensa saat melakukan pemotretan di alam Canon EF 24-70mm f / II adalah lensa yang luar biasa jika anda memotret dengan menggunakan kamera Canon. Sekali lagi, lensa ini bisa mengambil gambar dengan jarak yang cukup lebar sampai ke ukuran standar. Disamping itu juga, kamera ini memiliki aperture lebar yang cukup bagus untuk memotret jenis foto yang lain Nikon 50mm f / tidak memiliki zoom, tetapi harganya cukup terjangkau dan menghasilkan gambar yang bagus. Kamera ini juga dilengkapi dengan aperture yang lebar sehingga memungkinkannya untuk memotret jenis foto lainnya STM Canon EF 50mm f / sekalipun dijual dengan harga yang sangat murah yaitu sekitar Rp. tapi dapat menghasilkan gambar yang cukup tajam. Sekali lagi, kamera ini tidak memiliki zoom, tapi dengan harga yang cukup murah seperti ini, anda bisa mendapatkan aperture dengan posisi f/ Telephoto Lens Lensa Jarak JauhSekalipun jarang digunakan untuk fotografi landscape, lensa jarak jauh telephoto lens 85-200 mm tentunya memiliki kegunaan tersendiri. Kadang-kadang, foto landscape mencegah anda untuk berada cukup dekat dengan air terjun yang hendak anda jadikan subjek, atau untuk menampilkan suatu yang lebih rinci pada adegan tersebut. Maka lensa jarak jauh telephoto lens inilah yang akan menolong anda seakan berada cukup dekat dengan subjek anda. Lensa jarak jauh ini atau yang dikenal dengan telephoto lens dalam Bahasa Inggris, cenderung lebih mahal. Tapi karena anda tidak perlu menggunakan aperture yang super luas saat memotret, maka anda tidak harus membeli lensa jarak jauh telephoto lens dengan harga yang sangat orang beranggapan bahwa untuk menghasilkan foto landscape yang bagus maka anda harus menggunakan lensa sudut lebar agar objek yang nampak pada mata bisa terambil secara menyeluruh. Hal ini tidaklah salah, namun juga harus dipahami bahwa terkadang sebuah foto landscape dapat menjadi lebih bagus ketika subjek terisolasi sehingga menciptakan sebuah foto yang lebih sederhana namun kuat. Disinilah peran lensa tele tele sangat cocok disaat anda ingin menciptakan foto dengan komposisi untuk memberikan fokus atau penekanan yang menonjol terhadap suatu objek misalnya sebuah bangunan atau pohon. Nah, berikut adalah lensa jarak jauh telephoto lens terbaik untuk foto landscapeLensa kamera Nikon 70-200mm f / 4G ED VR lebih ringan dibandingkan dengan lensa jarak jauh lainnya yang ada dipasaran. Hal ini mencakup berbagai macam hal, sehingga bisa berpotensi untuk memasangkannya dengan wide angle zoom sehingga tidak perlu lagi membeli lensa tambahan. Meskipun tidak memiliki aperture yang super lebar, lensa kamera ini cukup bagus untuk menghasilkan foto landscape dengan gambar yang USM Canon EF 70-200mm f / 4 IS mengambil gambar dengan jarak yang cukup bagus dengan hasil yang tajam. Kamera ini tidak dilengkapi dengan aperture yang terang, tapi harganya juga lebih terjangkau, dan bekerja dengan sangat baik untuk setiap foto landscape yang anda ingin tampilkan dalam jarak yang dekatBeberapa tips yang bisa anda pertimbangkan saat hendak mengambil foto landscapeBuat komposisi sesederhana goyangan / cahaya alam sebagai penguat untuk foto sekalipun lensa sudut lebar haruslah menjadi hal pertama yang anda tambahkan pada kamera anda untuk fotografi landscape, tapi komposisi dan kreativitas anda hanya akan meningkat, jika anda juga bekerja dengan lensa yang standar dan lensa jarak jauh. Untungnya, anda tidak memerlukan lensa yang terbaik dan terang untuk foto lanskap anda. Untuk beberapa kasus, anda mungkin harus mengambil gambar dengan aperture yang kecil serta harus menggunakan tripod, karena harus menyesuaikan dengan subjek yang anda ambil. Teruslah berusaha dan jangan mudah menyerah. Jadilah fotografer yang artikel yang bisa kami sediakan buat anda. Kiranya artikel ini bisa bermanfaat. Selamat mencoba … Untuk memotret landscape sebaiknya menggunakan lensa apa? Wide angle lens adalah jenis lensa kamera untuk menangkap area yang luas dalam satu bidang foto. Maka itu, lensa bersudut lebar sangat cocok untuk foto-foto landscape. Apakah lensa fix bisa di zoom? Lensa fix atau prime lens, adalah lensa yang tidak bisa zoom. Jadi untuk mengkomposisikan foto baik jauh atau dekat, Anda dipaksa untuk bergerak maju mundur. Lensa fix canon untuk apa? Lensa fix juga mempunyai kelebihan dalam kecepatan lensa dan dengan aperture yang besarnilai bukaan yang kecil, sebuah lensa fix menjadi lebih handal untuk digunakan pada pemotretan dalam kondisi yang minim cahaya atau pada saat malam hari atau untuk menimbulkan efek bokeh/blur pada latar belakang foto. Lensa manakah yang paling baik untuk memotret jarak fokus dekat? Lensa macro adalah lensa yang dirancang khusus untuk menghasilkan foto objek jarak dekat.
Tips & Tutorial Diposting oleh 6views743 views Bagi seorang fotografer yang mempunyai hobi memotret landscape, filter ND atau Neutral Density merupakan salah satu filter yang wajib dimiliki. Saya selalu menggunakan filter ND ketika memotret landscape yang terdapat air di sekitarnya seperti air terjun, sungai dan laut. Minggu lalu saya pergi ke Sekura, sebuah kota kecil di utara Kalimantan Barat. Kota tersebut terletak tidak jauh dari perbatasan Malaysia dan membutuhkan waktu tempuh sekitar 6 Jam dari Pontianak. Setelah melewati beberapa kota seperti Singkawang dan Sambas, perjalanan pun harus dilanjutkan dengan menyeberangi sungai menggunakan perahu menuju Sekura. Menyeberangi sungai menggunakan perahu menuju Sekura Kota ini dibangun di pinggiran sungai yang merupakan sesuatu yang umum terlihat di Kalimantan. Di musim penghujan seperti sekarang hampir setiap hari saya hanya mendapatkan langit yang gelap dengan awan hitam di sekitarnya. Sampai pada hari terakhir menjelang kepulangan kembali ke Jakarta, akhirnya keberuntungan sedikit memihak pada saya. Cuaca pagi itu agak cerah dengan kombinasi tekstur langit yang lumayan menarik dan matahari yang baru mulai terbit. Saya bergegas mengambil tripod dan kamera untuk memotret sungai dari pinggiran kota. Foto pertama saya ambil tanpa menggunakan filter ND seperti tampak pada gambar di bawah. Saya menggunakan ISO 100, diafragma f/11 dan kecepatan rana atau shutter speed 1/4 detik untuk mendapatkan exposure yang tepat. Awan dan langit pada foto terlihat cukup menarik. Namun tidak demikian halnya dengan permukaan air pada sungai. Kecepatan rana 1/4 detik tidak cukup untuk membuat permukaan air terlihat selembut dan sehalus mungkin. ISO 100, f/11, 1/4 detik Menggunakan Filter ND Saya membutuhkan kecepatan rana yang lebih lambat lagi untuk membuat permukaan air selembut kapas. Saya memasang filter ND400 yang bisa memperlambat kecepatan rana sekitar 8 stop sehingga sekarang saya bisa memotret dengan kecepatan rana 10 detik. Foto yang dihasilkan terlihat lebih menarik terutama pada sungai seperti tampak pada foto di bawah. Foto ini diambil dengan jeda hanya sekitar 1 menit dari foto pertama. ISO 100, f/11, 10 detik Filter ND terlihat agak gelap dan pekat yang berfungsi untuk membatasi intensitas cahaya yang masuk melalui lensa ke dalam sensor kamera. Semakin gelap dan pekat filter ND maka semakin banyak jumlah stop yang akan diturunkan. Biasanya filter ND menggunakan tambahan kode angka dibelakangnya untuk menjelaskan jumlah stop yang diturunkan. Sebagai contoh filter ND8 atau akan menurunkan sebanyak 3 stop. Anda bisa melihat rinciannya secara lengkap seperti tampak pada gambar di bawah. Ketika Anda merasa bahwa langit lebih terang sedangkan daratan atau sungai lebih gelap maka Anda bisa menggunakan filter Graduated ND. Filter ini mempunyai dua sisi gelap yang berbeda untuk menyeimbangkan exposure antara langit dan daratan atau sungai. Anda juga bisa menggunakan fitur Graduated Filter pada Lightroom untuk memperbaiki dan mendapatkan exposure yang tepat dan berimbang. Baca Tip Membuat Langit Lebih Biru pada Foto Memotret Menggunakan Diafragma Kecil Pada dasarnya semakin sedikit cahaya yang masuk melalui lensa ke dalam sensor kamera akan membuat Anda bisa menggunakan kecepatan rana yang lebih lambat. Selain menggunakan filter ND, cara lain untuk mengurangi intensitas cahaya tersebut adalah dengan menggunakan diafragma kecil atau bukaan lensa sempit. Anda mungkin pernah mendengar ada yang menyarankan untuk memotret menggunakan diafragma terkecil agar mendapatkan kecepatan rana yang lebih lambat dan ketajaman foto yang merata. Teori ini pada dasarnya benar tapi saya sangat tidak menyarankan hal tersebut karena semua lensa mengalami penurunan ketajaman ketika memotret pada diafragma terkecil seperti f/22. Pada kesempatan yang berbeda saya pernah lupa membawa filter ND dan mencoba memotret dengan menggunakan diafragma f/22 untuk mendapatkan kecepatan rana yang sangat lambat sekitar 2 detik. Alhasil air laut pada foto seperti tampak pada gambar di bawah memang lebih lembut tapi bila foto diperbesar maka terlihat sekali penurunan kualitas ketajamannya. Oleh karenanya saya sendiri biasanya memotret landscape menggunakan diafragma f/11 dan jarang sekali menggunakan diafragma f/16 sekalipun. f22, 2 detik Sekura memang bukan sebuah tempat wisata sehingga tidak banyak tempat yang terlalu spesial untuk dipotret. Namun sudah menjadi kebiasaan saya untuk memotret dan mengambil foto sebagus mungkin setiap kali saya mengunjungi sebuah tempat. Ini adalah salah satu cara saya untuk mengapresiasi dan menghormati tempat dan budaya penduduk lokal setempat. Sekarang saya bisa menunjukkan foto-foto saya kepada mereka sambil berkata, “Hey, Anda mempunyai kampung halaman yang indah sekali!”
cara memotret landscape dengan lensa fix